Jumat, 27 Agustus 2021

Aku-Dia berakhir di 3Tahun

     Ya, aku yang mengakhirinya. Dengan bertetesan air mata dipipi. Aku telah mengakhiri suatu hubungan yang telah aku dan dia coba pertahankan selama 3 tahun bersama. Dengan segala rasa aku memohon maaf untuk tidak bisa melanjukannya lagi bersama dengannya. Aku masih mencintainya? Tentu. Aku juga masih sangat menyayanginya. Delapan bulan, jarak jauh dengannya rupanya aku goyah dan tidak bisa lebih mempercayainya lagi. Aku tidak bisa melakukan lagi.
     Setelah aku ucapkan, jujur hati ini sakit. Aku yang jahat disini, kenapa seolah aku yang tersakiti padahal aku yang minta mengakhiri. Maaf aku egois. Tidak bisa mengimbangimu yang jauh lebih dewasa pemikirannya dibanding aku, caramu yang peduli padaku layaknya sebagai kakak, bapak, teman, dan pasangan. Aku sangat bangga padamu. Kamu kuat, segala cobaan hidup selama aku denganmu aku tau kamu kuat kamu selalu bisa melewati dan mengatasinya.
     Maaf aku tak selalu bisa mengimbangi kamu. Aku yang sepertinya mementingkan keinginanku sendiri, yang tidak sabaran, emosi ku yang terlalu sering meluap-luap. Tapi kamu selalu rendah hati dan mau memaafkanku walaupun berulangkali aku lakukan itu. Aku minta maaf.
     Aku tahu aku nggak akan meminta hal ini jika nggak ada sebab. Tapi aku hanya ingin mengingat hanya kebaikanmu selalu. Aku sayang kamu, Dy. Masih sampai saat aku menulis ini. Aku berharap kamu akan dipertemukan dengan wanita yang benar benar baik seperti kamu. Dia yang bisa merawatmu tidak seperti aku.
     Maaf, karena aku selalu seenaknya denganmu, aku banyak menuntut banyak hal kepadamu. Tapi kamu masih berlapang dada menerimaku. Aku rindu sikap humormu aku rinduuuu.
Maaf. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar